Pendidikan berkualitas di Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) merupakan hal yang selalu menjadi fokus utama bagi perguruan tinggi ini. Sejak berdiri pada tahun 1985, UKDW selalu berkomitmen untuk memberikan pendidikan yang terbaik bagi mahasiswanya.
Menurut Rektor UKDW, Prof. Dr. Bambang Setiaji, pendidikan berkualitas adalah kunci utama dalam menciptakan lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja. Beliau juga menegaskan bahwa UKDW terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui pengembangan kurikulum yang relevan dengan tuntutan industri.
Salah satu program unggulan yang menunjukkan komitmen UKDW terhadap pendidikan berkualitas adalah Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Dengan kurikulum yang berbasis pada kebutuhan dunia pendidikan saat ini, program ini berhasil mencetak lulusan yang berkualitas dan siap menjadi pendidik yang profesional.
Tak hanya itu, UKDW juga memberikan perhatian khusus pada pengembangan soft skills mahasiswanya. Menurut Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan UKDW, Dr. Maria Immaculata Arisanty, “Pendidikan di UKDW tidak hanya tentang akademik semata, tapi juga tentang pengembangan karakter dan kepemimpinan mahasiswa.”
Dalam menghadapi era Revolusi Industri 4.0, UKDW terus berinovasi dalam menyediakan fasilitas dan teknologi pendukung pembelajaran yang mutakhir. Hal ini dilakukan agar mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar yang optimal dan sesuai dengan perkembangan zaman.
Dengan komitmen dan dedikasi yang tinggi, UKDW terus berusaha untuk memberikan pendidikan berkualitas yang dapat menjawab tantangan zaman. Sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, UKDW terus berupaya untuk menjadi lembaga pendidikan yang bermutu dan relevan dengan tuntutan masyarakat dan industri.
Sebagaimana yang dikatakan oleh Nelson Mandela, “Pendidikan adalah senjata paling ampuh yang dapat digunakan untuk mengubah dunia.” Dan UKDW, dengan pendidikan berkualitasnya, terus berusaha untuk menjadi agen perubahan yang mampu mencetak generasi muda yang unggul dan berdaya saing.